Menara GRC Nagekeo

Menara GRC Nagekeo | Kubah masjid adalah faktor bangunan mesjid dengan format khas separuh lingkaran yang umumnya berlokasi di bagian tertinggi sebagai atap bangunan sekalian sebagai ornamen arsitektur yang menjadi identitas mesjid tempat ibadah umat muslim. Sekalipun demikian tidaklah harus setiap mesjid semestinya mengaplikasikan kubah dan sebaliknya banyak pula bangunan bukan mesjid yang menerapkan kubah sebagai ornamen arsitektural.

Menara GRC Nagekeo

Menara GRC Nagekeo


Menara GRC Nagekeo
Dari berjenis-jenis material kubah mesjid yang kita ketahui, kubah GRC yakni ragam kubah yang cukup populer pada ketika ini terlebih untuk menggantikan kubah masjid dari beton bertulang. Kubah GRC diwujudkan dari material beton GRC (Glassfibre Reinforce Concrete) yang ialah pengembangan teknologi beton yaitu variasi beton fiber dengan penguat serat fiberglass. Keunggulan sifat beton GRC adalah lebih ringan dan ulet melainkan konsisten kokoh sehingga dapat dicetak dalam format lembaran tipis yang sebelumnya tidak dapat diaplikasikan pada beton awam.
Kubah Mesjid dari material GRC

Menara GRC Nagekeo
Seperti diketahui untuk membuat kubah masjid dari beton konvensional ialah sama dengan membikin struktur beton bertulang secara cast in situ, membutuhkan banyak tingkatan kerja yang membutuhkan waktu dan biaya seperti mengevaluasi lokasi, membikin bekisting, memasang perancah, menyusun penulangan hingga pengecoran beton dan pengerjaan curing. Setelah selesai masa curing pada standar usia beton 28 hari barulah bekisting bisa dibongkar dan berikutnya dijalankan pengerjaan finishing.
Bila ditinjau dari segi waktu mulai persiapan hingga pembongkaran bekisting secara normal rata-rata butuh waktu 2 bulan cuma untuk pekerjaan kubah mesjid saja. Itu baru ditinjau dari segi waktu belum dihitung dari segi rupiah yang pastinya lebih boros biaya.
Menara GRC Nagekeo
Dengan memilih kubah GRC sebagai kubah masjid maka progres pembangunan mesjid akan jauh lebih singkat karena sebagian item pekerjaan proyek dapat dikerjakan secara pararel dimana pengerjaan pembuatan kubah grc dilaksanakan di workshop dan pada ketika yang sama di lokasi proyek masih dalam tahap profesi kolom struktur bangunan mesjid. Setelah lokasi sudah siap barulah kubah GRC dipasang dan hanya butuh waktu singkat sekitar 1-2 minggu kubah mesjid sudah selesai terpasang tinggal pengecatan akhir saja.

Menara GRC Nagekeo

Apabila dirinci lebih lanjut kurang lebih ada 9 keunggulan memakai kubah GRC sebagai kubah mesjid :

1.Lebih Kencang : Waktu pembangunan masjid lebih singkat sebab dilaksanakan di workshop tanpa mengganggu progres konstruksi yang sedang berjalan sedang pemasangan kubah GRC di lokasi proyek relatif pesat.

2.Lebih Hemat : Tarif pembuatan kubah GRC lebih murah dibanding kubah masjid dari beton bertulang termasuk pula menghemat tarif struktur sehingga dana yang ada dapat dialokasikan untuk item yang lain misal krawangan, ornamen pilar, ornamen kaligrafi dan lain-lain.

3.Lebih Ringan : Material GRC lebih ringan daripada beton bertulang sehingga mengurangi bobot struktur yang artinya lebih hemat biaya struktur bangunan dan relatif lebih tahan gempa.

4.Lebih Kokoh : Kubah GRC dihasilkan dari beton fiber yang juga memiliki sifat keunggulan beton adalah kokoh dalam menahan muatan/benturan dan bendung cuaca dibanding kubah masjid dari material kecuali beton.

5.Lebih Awet : Dibanding kubah masjid dari material lain kubah GRC sama awetnya dengan kubah beton bertulang yang awet puluhan tahun.

6.Lebih Presisi : Kubah GRC dihasilkan secara via pengerjaan cetak menerapkan moulding di workshop sehingga bentuk kubah dijamin lebih presisi daripada kubah beton bertulang yang memakai bekisting di lokasi.

7.Lebih Fleksibel : Dibanding kubah beton, cara kerja desain kubah GRC yang dijalankan di workshop dengan cara cetak memiliki keunggulan kubah masjid dapat lebih fleksibel dalam bentuk dan variasi motif yang dikehendaki. Finishing kubah GRC juga dapat menggunakan cat eksterior seperti beton bertulang pada umumnya.

8.Lebih Terjamin : Seperti halnya beton precast, proses pembuatan kubah GRC di workshop memudahkan progres pengawasan sehingga kualitas produk bisa lebih terjamin diperbandingkan kubah beton bertulang yang dijalankan secara in situ di lokasi.

9.Lebih Gampang : Karena mempunyai sifat seperti beton karenanya kubah GRC juga gampang dalam pemeliharaan rutin tiap tahunnya termasuk dalam cara kerja perbaikan bila terjadi kerusakan kecil.

Menara GRC Nagekeo

Menara GRC Nagekeo


Menara GRC Nagekeo
Kubah GRC diciptakan dengan struktur rangka baja berupa pigura dari pipa baja galvanis bendung karat yang di format melengkung mengaplikasikan mesin roll khusus kemudian disusun menjadi sebuah rangka kubah dengan sistem pengelasan penuh/full welding. Sesudah pigura terbentuk maka pada spot sambungan las dicat zincromate agar bendung karat.
Tahap selanjutnya lembaran2 cladding GRC yang sudah dicetak di workshop sebagai segment penutup kubah, dibentuk satu persatu sampai bulatan kubah mesjid terbentuk sempurna cocok gambar kerja. Cara pencetakan cladding GRC menggunakan moulding di workshop memungkinkan kubah mesjid bisa dibentuk dengan motif yang bervariasi. Setelah pembentukan cladding GRC kubah mesjid selesai karenanya dilaksanakan finishing pengecatan cocok kemauan klien.

Menara GRC Nagekeo
Pada saat ini memesan kubah GRC untuk elemen bangunan mesjid, bangunan monumental atau bangunan publik lainnya sangatlah mudah, ada banyak sekali produsen kubah GRC yang bisa anda pilih lewat media internet. Tinggal lihat handphone, buka google dan ketik keyword kubah GRC mesjid insyaAllah telah banyak opsi di tangan anda.
Semoga artikel ini berguna bagi pembaca sekaligus. Terimakasih

admin kubahvariasi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp CHAT WhatsApp KLIK DISINI